(Perkuliahan di Kampus I Padang)

SEJARAH PROGRAM STUDI D III ANALIS KESEHATAN

 

Dalam  upaya peningkatkan kualitas manusia sangat berkaitan erat dengan kesehatan jasmani dan rohani, untuk memenuhi tuntutan masyarakat terhadap kesehatan, maka sarana pendidikan yang dimiliki oleh pemerintah untuk menghasilkan tenaga-tenaga kesehatan terbatas. Hal ini menyebabkan daya tampung lembaga pendidikan pemerintah terbatas pula.oleh karena itu untuk menjamin kesempatan pendidikan diperlukan keterlibatan masyarakat dalam  penyelenggaraan  pendidikan  Nasional khusus nya pendidikan tinggi. Yayasan perintis Padang didirikan pada tanggal 21  juli 1988 dengan akta No 88,yaitu  Sesuai niat dan cita-cita para pendiri dalam mendirikan Yayasan Perintis Padang yakni sebagai lembaga pendidikan bidang kesehatan, kemudian lembaga ini pertama kali mendirikan SMAK (Sekolah Menengah Analis Kesehatan).Dengan izin Menkes No.212/KEP/DIKNAKES/X/1989 tertanggal 6 Oktober 1989.

Sekolah Menengah Analis Kesehatan (SMAK) yang  tujuan nya adalah membantu dalam  melaksanakan upaya-upaya pendidikan kesehatan.pada tahun 1994 Sekolah Menengah Analis Kesehatan(SMAK ) Dalam proses perjalanannya lebih lanjut, lembaga pendidikan di bawah payung Yayasan Perintis Padang cukup memiliki eksistensi di Masyarakat dan lembaga kesehatan Pemerintah, dan mengingat kebutuhan akan lulusan Analis Kesehatan semakin meningkat, baik secara kuantitas, kualitas maupun dilihat dari tingginya strata pendidikan yakni strata sarjana muda (D3), maka muncul inisiatif melakukan pengembangan baru dengan meningkatkan strata pendidikan dari SMAK menjadi Akademi Analis Kesehatan Perintis

Pada tanggal 31 Mei 1994, izin Akademi Analis Kesehatan Peintis di Padang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan dengan No.HK.00.06.1.1.2179 dan kemudian mengkonversi Sekolah Menengah Analis Kesehatan Perintis menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Akademi Analis Kesehatan (AAK) Perintis Padang

Sebagai mana diketahui tidak semua siswa tamatan SMU/ sederajat yang berminat pada pendidikan kesehatan ( khususnya analis kesehatan) mempunyai  kesempatan di Akademi analis kesehatan di Negeri yang keberadaannya satu-satunya di Sumatera Barat,

Maka dari itu Yayasan Perintis Padang  membuka seluas-luasnya bagi tamatan SMU/ sederajat untuk menjadi Ahli Madya Analis Kesehatan(Amd,Ak) yang diharapkan mampu menghadapi tantangan yang bersifatGlobal, Nasional, Regional, Nasional dan Internasional demi terwujutnya tenaga Analis Kesehatan yang Profesional terhadap masalah kesehatan.

Dengan memiliki Dasar  Ilmu Pengetahuan dan  keterampilan yang seimbang dapat memberikan pelayanan pada masyarakat yang mengalami masalah kesehatan, baik masalah penyakit maupun analisanya di laboratorium.

Pada tanggal 4 November 2002 Akademi Analis Kesehatan Perintis Padang  telah Ter Akreditasi B dengan izin dari PusdiknasKes DepKes RI HK.00.06.2.2.3589

Berdasarkan Akreditasi tersebut Akademi Analis Kesehatan Perintis Padang di berikan izin untuk membuka jalur Khusus yang pesertanya dari pegawai-pegawai Negeri dan swasta yang ingin melanjutkan pendidikan Diploma III Analis Kesehatan,

Akademi Analis Kesehatan Perintis Padang dipimpin seorang Direktur dan dua orang pembantu Direktur( Pudir) yaitu Pudir Satu Bidang Akademik dan keuangan dan Pudir Dua bidang Administrasi Umum dan kemahasiswaan. Pada tahun 2006 Akademi Anlis Kesehatan Perintis Padang Dikonfersi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

Periode Satu Akademi Analis Padang di pimpin Oleh, dr.H.Haslir Sahur.MSc, periode Dua dimpimpin oleh DR.Rusdi Aziz, periode Tiga dipimpin oleh dr.Lilah Sp.PK(K) periode Empat dipimpin oleh Dra. Suraini,Msi sampai sekarang. Sejak berdirinya sampai sekarang Akademi Analis Kesehatan telah meluluskan 10 Angkatan

Seiring dengan perkembangan yang terjadi ditengah masyarakat kian cepat, dan mengingat kebutuhan kalangan dunia usaha akan lulusan perguruan tinggi meningkat level dan kualitasnya maka wacana untuk merubah Akademi di lingkungan Yayasan Perintis kian nyaring terdengar. Dorongan dan dukungan untuk melakukan upgrade dari Akademi di lingkungan Yayasan Perintis menjadi Sekolah Tinggi kian hari kian besar.

Untuk menjawab hal tersebut, pada tahun 2005 Yayasan Perintis segera menanggapi secara serius dan membentuk panitia persiapan pembetukan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Perintis. Persiapan dan proposal pendirian dan perizinanpun diurus dan langsung disponsori penuh oleh Yayasan Perintis Padang dengan menambahkan izin untuk Program Studi S-1 Keperawatan dan D3 Kebidanan.

Pada Tanggal 22 Agustus 2006 izin pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Perintis  beserta izin S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan Nasional dengan Nomor 162/D/0/2006.

Sejak saat itu, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Perintis mulai beroperasi dan memiliki 2 (dua) Program Studi yakni; S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Untuk melangkapi Program Studi di STIKES Perintis, pada tahun 2007 Menteri Pendidikan Nasional melalui Surat Keputusan Nomor 17/D/0/2007 memberikan izin pengalihan pembinaan Akademi Analis Kesehatan dan Akademi Keperawatan Perintis dari Departemen Kesehatan ke Departemen Pendidikan Nasional dan Akademi Gizi bergabung kedalam STIKES Perintis serta penambahan Program Studi Gizi Jenjang Program Sarjana (S1), Analis Kesehatan Jenjang Program Diploma IV (DIV) pada STIKES Perintis.Dan pada tahun 2013 pembahan satu program studi  profesi NERS.

Dengan demikian STIKES Perintis memiliki 8 (delapan) Program Studi yakni :

  1. S-1 Keperawatan
  2. D-3 Kebidanan
  3. D-3 Analis Kesehatan
  4. D-3 Keperawatan
  5. D-3 Gizi
  6. S-1 Gizi
  7. D-IV Analis Kesehatan
  8. Profesi NERS

 

Secara eksternal prodi D III Analis Kesehatan telah mengalami beberapa penilaian secara formal oleh badan resmi untuk melihat sejauh mana program studi ini memiliki standar yang sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Dan semenjak status penilaian oleh PusdiknasKes DepKes RI HK.00.06.2.2.3589 pada tanggal 4 November 2002 ter Akreditasi B, dan semenjak status Akademi sampai menjadi Prodi D III Analis Kesehatan telah mendapat status Akreditasi dengan nilai C, pada tanggal 28 Juli 2011 dengan SK No.008/BAN-PT/Ak-XI/Dpl-III/VII/2011, dan sekarang Prodi D III Analis Kesehatan akan tetap melakukan evaluasi diri untuk kemajuan dan berupaya meningkatkan mutu kedepannya untuk yang lebih baik lagi.

 

Visi Program studi d III Analis Kesehatan :

Menjadikan Program Studi D III Analis Kesehatan yang sehat dan bermutu  di wilayah Regional  Pulau Sumatera tahun 2020 ”

 

Misi Program Studi D III Analis Kesehatan :

  1. Menyelenggarakan pendidikan Program Studi D III Analis kesehatan yang sehat   bermutu dan berkesinambungan.
  2. Menyelenggarakan pendidikan Program Studi D III Analis Kesehatan  yang sehat dan bermutu berbasis ilmu pengetahuan berbasis teknologi Informasi  teknologi Laboratorium Kesehatan serta berakhlak mulia.
  3. Mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang sehat dan bermutu Berorientasi Laboratorium Kesehatan.
  4. Aktif dalam Kegiatan Perkembangkan organisasi Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Analis Kesehatan Indonesia ( AIPTAKI ) dan Organisasi Profesi ( PATELKI ) dalam meningkatkan kualitas tata kelola Progran Studi D III Analis Kesehatan yang sehat dan bermutu.
  5. Menjalin Kerjasama dengan Instansi Kesehatan Terkait, Pemerintah dan Swasta secara sehat dan bermutu dalam Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

STRUKTUR ORGANISASI PRODI DIII ANALIS KESEHATAN / TLM

Kaprodi : Endang Suriani, S.KM, M.Kes
Sekretaris
:
Sri Indrayati, M.Si
Penanggung Jawab Pembelajaran : Putra Rahmadea Utami, M.SI
Penanggung Jawab Evaluasi : Dian Delta, M.Si
Penanggung Jawab Kemahasiswaan dan Alumni : Erawati, S.KM, M.Biomed
Penanggung Jawab KTI, PKL, PKMD Marisa, M.pd