Antisipasi LGBT, STIKes Perintis Gelar Seminar

STIKes dan STIFI Perintis padang Tolak LGBT

Padek.co – Maraknya perilaku seks menyimpang atau yang sering disebut Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual (LGBT) di Sumbar, menjadi  latar belakang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Perintis dan STIFI Padang, menggelar seminar kesehatan nasional Sabtu (10/11) mendatang. Pada seminar ini, STIKes Perintis dan STIFI Padang mendatangkan dua narasumber yang berkompenten di bidangnya masing-masing, yakni dr Bokye Dian Nugraha dan dr Haekal Anshari.

Seminar ini akan fokus membicarakan tentang penyimpangan seks di kalangan remaja, akibat pergaulan bebas dan penanggulangannya. ”Kita sengaja mendatangkan dua narasumber berkompenten di bidangnya untuk memberikan edukasi kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi terkait persoalan LGBT ini,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan STIKes Perintis Padang Iswandi Rafki.

Seminar ini sambungnya, untuk menyelamatkan generasi penerus, khususnya para mahasiswa dan mahasiswi yang berada dibawah lingkungan yayasan. “Kita berharap kegiatan ini akan berjalan sukses. Bagi peserta seminar bisa memberikan atau menularkan ke lingkungannya, setelah mendapatkan edukasi dari seminar ini,” ujar Iswandi.

Untuk mengantisipasi masuknya perilaku LGBT di yayasan yang dikelolanya, pihaknya menyeleksi ketat calon siswa yang akan masuk ke sekolahnya. “Ini merupakan bentuk pengawasan dari yayasan dalam perkembangan virus LGBT di lingkungan kampus. Dengan begitu, tidak akan ada virus LGBT ini berkembang di kampus,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Rafnelly Rafki, mengatakan, tema ini diambil menyikapi maraknya kasus LGBT di Sumbar, ditambah lagi salah satu lembaga survey menyatakan, Sumbar rawan terjadi kasus LGBT. “Ini menjadi latarbelakang kita untuk mengangkat tema ini pada seminar nanti. Seminar ini juga dibuka untuk umum. Khusus untuk mahasiswa dan mahasiswi kita wajib mengikuti, apabila tidak mengikuti, akan berdampak kredit poin dari akademik,” katanya.

Selain itu, untuk pencegahan berkembangnya virus LGBT di Sumbar, selain menggelar seminar ini, pihaknya juga telah membuat program pengabdian masyarakat selama enam tahun ini.

 

Melalui pengabdian masyarakat ini, pihaknya melalui mahasiswa bisa menularkan ilmu yang didapat di kampus. ”Kita harapkan dengan adanya seminar ini, bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah, terkait persoalan seks menyimpang ini. Mudah-mudahan ke depan, dengan adanya seminar ini bisa menimalisir virus LGBT di Sumbar,” tutupnya. (*)

 

Editor : Elsy Maisany
Sumber Berita : Heru Irawan – Padang Eskpres

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.